Senin, 10 April 2017

proposal kewirausahaan kedai pancake



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Kudus merupakan kota kecil yang padat penduduknya,Kudus juga terkenal sebagai kota kretek dimana banyak pabrik-pabrik rokok yang didirikan di kota Kudus. Namun selain sebagai kota kretek, Kudus juga terkenal akan kuliner khas yang berbagai macam makanan. Biasanya tempat makan di kota Kudus digunakan sebagai tempat berkumpul khususnya para kalangan mahasiswa,masyarakat umum sampai kalangan pelajar dan pegawai.
Selain sebagai tempat makan setiap orang juga bisa menilai sebagai tempat yang dianggap nyaman serta dapat mendukung aktivitas yang dilakukanya. Pada Kedai Vivid Pancake saya ini menyediakan makanan yang tidak asing juga ditelinga masyarakat Kudus,dimana Kedai Vivid Pancake ini menyediakan makanan yang berbentuk bundar tipis yang diatasnya diberi topping yang beraneka macam varian. Makanan yang disebut pancake ini adalah makanan jenis roti, makanan ini sudah ada lama ada di Negara Eropa sebagai sarapan untuk pagi hari.

1.2  Visi dan Misi
Visi :
1.      Memperkenalkan makanan yang sederhana namun berkualitas tinggi
2.      Menjadikan makanan pancake sebagai makanan yang menarik dan dapat diterima oleh kalangan masyarakat sebagai makanan favorit.
Misi:
1.      Memberikan pelayanan yang memuaskan

1.3         Tujuan Usaha
1)      Menumbuhkan jiwa kewirusahaan di kalangan mahasiswa untuk mendorong terciptanya wirausaha baru yang kreatif dan inovatif
2)      Mampu memberikan peluang kerja
BAB II
PROFIL PERUSAHAAN

Nama Perusahaan                    : Kedai Vivid Pancake
Jenis usaha                              : Kuliner            
Alamat Usaha                         : Desa Gondangmanis Kec.Bae Kab.Kudus















BAB III
STRUKTUR ORGANISASI

3.1.                                         


 





No
Nama
Bagian
Tugas
1.
Nurul Aisyyah S
Pemilik usaha
-          Mengontrol keadaan kedai
-          Ikut andil dalam proses produksi
-          Ikut andil dalam pelayanan
2.
Mursiti
Produksi
-          Membuat proses produksi
-          Mempunyai hak dibagian dapur
3.
Rizky Rahmawaty
Promosi
-          Membuat promosi tentang produk
-          Ikut andil dalam pelayanan


















BAB IV
PRODUK USAHA

4.1   Jenis produk

Kedai Vivid Pancake ini menyediakan makanan yang unik yaitu pancake dengan topping beraneka macam,seperti topping stoberi,pisang,madu,coklat dan lain-lain dan  yang paling menarik yaitu dengan tambahan topping float ice cream diatasanya yang memberikan rasa dingin dan lembut saat dinikmati. Semua hidangan yang disajikan dibuat dengan bentuk dan tampilan yang menarik. Selain itu Kedai Vivid Pancake ini juga menawarkan hidangan lain seperti minuman juice. Tidak hanya pancake saja yang terdapat float diatasanya,minuman seperti juice juga diberikan topping yang sama dengan ditambah cairan susu kental manis diatasnya.

4.2   Peralatan

1.      Mixer
2.      Teflon
3.      Wadah/baskom
4.      Kompor
5.      Gas
6.      Blender
7.      Panci
8.      Gelas takar
9.      Solet
10.  Garpu
11.  Piring
12.  Gelas juice

4.3  Bahan Baku
1.      Tepung terigu
2.      Susu
3.      Telur
4.      Margarin
5.      Garam
6.      Gula
7.      Air
8.      Topping (coklat,keju,madu dan buah-buahan dll)
9.      Buah-buahan untuk topping
10.  Buah-buahan untuk jus

4.4  Cara pembuatan pancake
1.      Membuat adonan dari terigu,susu,garam dan bagian kuning telur. Bisa juga ditambah gula pasir secukupnya apabila ingin rasa pancakenya lebih manis. Aduk ketiga bahan tersebut menggunakan mixer dengan kecepatan paling rendah hingga tercampur secara merata
2.      Kemudian kocoklah bagian putih teluer sampai mengental dan kaku
3.      Campur adonan pada langkah 1 diatas dengan adonan putih telur,caranya masukkan adonan putih telur sedikit demi sedikit. Untuk menghindari agar putih telur tidak mengental menjadi satu,atau bias dengan cara mengambil sedikit putih telur lalu dimaksukkan ke dalam terigu sambil diaduk rata. Tambahkan sedikit demi sedikit baru kemudian masukkan adonan terigu ke dalam putih telur. Tujuannya adalah biar putih telur tidak bergerindil,jika putih telur dapat tercampur dengan baik maka adonan pun dapat mengembang dengan baik
4.      Ambillah teflon yang sudah dipersiapkan sebelumnya dan panaskan pada kompor. Usahakan menggunakan Teflon yang ukuranya paling kecil suapaya api bisa merata pada seluruh bagian. Setelah panas,kecilkan api kemudian olesi permuakaan Teflon dengan margarine dan ratakan pada setiap permuakaan Teflon
5.      Tuangkan adonan pada Teflon sedikit demi sedikit maksimal 2 sendok sayur,tujuannya biar adonan tersebut dapat matang pada seluruh bagian
6.      Setelah selesai,kemudian tutup teflonnya dan biarkan hingga salah satu bagian benar-benar matang. Sesudah satu bagian matang,bukalah tutupnya dan balikkan agar kedua sisi bisa sama matang secara sempurna.
7.      Bila kedua bagian sudah mengeras,silahkan diangkat dan disajikan dan jangan lupa untuk memberikan topping diatas pancake tersebut.
4.5 Cara pembuatan juice
1.      Siapkan blender lalu tuangkan air sesuai dengan tarakan gelas juice
2.      Kupas dan potong buah-buahan yang akan dibuat juice
3.      Masukkan buah-buahan tersebut kedalam blender
4.      Lalu tambahkan gula untuk manis tambahan
5.      Setelah itu blender juice dengan kecepatan sedang
6.      Setelah juice jadi,lalu tuang ke dalam gelas
7.      Tambahkan topping diatas juice seperti float dan tambahan buah di tepi gelas untuk pemanis











BAB V
ASPEK PEMASARAN

5.1 Analisis SWOT
            Adapun analisis SWOT terhadap bisnis ini adalah sebagai berikut:
Faktor internal
Strengths (kekuatan)
Penyajian dari Kedai Vivid Pancake ini sangatlah sederhana tanpa memerlukan banyak watu dalam penyajiannya. Harga yang saya tentukan ini cukup murah,sehingga dapat terjangkau oleh semua kalangan masyarakat atau konsumen. Kedai Vivid Pancake ini mempunyai banyak rasa,sehingga konsumen dapat memilih rasa yang sesuai selera masing-masing.
Weaakness (Kelemahan)
            Faktor tempat juga sangat mempengaruhi kelancaran usaha ini,karena apabila tempatnya kurang ramai maka permintaan akan sedikit. Permintaan ari konsumen biasanya akan menurun,jika keadaan cuaca sedang buruk.faktor kenaikan harga sembako juga akan mempengaruhi jumlah permintaan dari konsumen.
Faktor eksternal
Opportunities ( peluang/kesempatan)
Melihat banyaknya masyarakat yang membutuhkan makanan terutaman pada malam hari,sehingga Kedai Vivid Pancake bisa menjadi alternatife sebagai makanan pengganti makanan pokok atau camilan. Karna pancake ini bisa dinikmati oleh semua usia dari anak-anak sampai orang dewasa,maka dilihat dari segi pasar sangat mencakup semua kalangan.


Threats (Ancaman)
Melihat banyaknya permintaan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan terutaman pancake,maka persaingan dalam menjalankan usaha ini cukup banyak. Dan bila pelayanan dan kualitas saya dalam membangun usaha Kedai ini kurang memuaskann maka konsumen pun merasa kecewa sehingga usaha saya ini akan mendaptkan masalah. Untuk mengatasi hal tersebut maka saya dalam menjalankan usaha ini akan selalu memeberikan pelayanan dan kualitas produk yang terbaik kepada semua konsumen saya. Kualitas produk yang baik dan pelayanan yang terbaik akan menjadi prioritas saya dalam menjalankan usaha ini.
5.2  Target Pasar
            Dalam ilmu marketing kita mengenal STP dan 4P sebagai strategi pemasaran produk ataupun jasa STP adalah singkatan dari segmentation,Targeting dan positioning sedangkan 4P adalah singkatan dari keempat unsur dalam marketing mix,yakni Product,Price,Place dan Promotion. STP dan 4P akan selalu muncul dalam marketing apapun konteksnya.
1.      Segmentation
Adalah upaya memetakan atau pasar dengan memilah-milah konsumen sesuai persamaan di antara mereka. Pemilahan ini bisa berdasarkan usia,tempat tinggal,penghasilan,gaya hidup,atau bagaimana cara mereka mengkonsumsi produk.
Pemilihan untuk pemetakan pasar adalah :
1.      Anak-anak
2.      Remaja
3.      Dewasa
Dalam segmen yang saya dilakukan ini sudah dilihat dari sisi mana saja,sehingga Kedai Vivid Pancake bisa mentukan lokasi dan juga harga yang sesuai dengan sisi segmen lingkungan disekitar. Dilihat dari lingkungan lokasi yang sangat strategis dengan harga yang sesuai kantong, maka tidak dipungkiri lagi bahwa segmen konsumen bisa dari mana saja dari kalangan anak-anak sampai dewasa.


2.      Targeting
Setelah memetakan pasar,tahap targeting seperti namanya adalah membidik kelompok konsumen mana yang akan jadi sasaran. Dalam usaha Kedai Vivid Pancake ini dapat dilihat bahwa dalam targeting ini kelompok konsumen pasar lebih banyak pada kalangan remaja. Dimana dalam segi kecocokan lidah remaja lebih besar dibandingkan lidah anak-anak ataupun orang dewasa.

3.      Positioning
Apabila target pasar sudah jelas positioning adalah bagaimana kita menjelaskan posisi produk kepada konsumen. Apa beda produk kita dibandingkan kompetitor dan apa saja keunggulanya.
Di Kedai Vivid Pancake ini mempunyai 3 elemen yang membedakan dengan kedai pancake lainya yaitu :
1.      Produk yang menarik,berkualitas dan lezat
Kedai Vivid Pancake dibuat untuk menyediakan hidangan ringan yang berkualitas tinggi. Dimana dalam pembuatanya menggunakan bahan-bahan yang terjamin mutu dan kualitas sehingga dapat menghasilkan suatu hidangan yang berkualitas pula,selain itu dalam menawarkan hidanganya dilengkapi dengan macam-macam pilihan yang sangat menarik.
Untuk ciri khas di Kedai Vivid Pancake ini yaitu terletak pada cara mengkreasi pancake dengan topping float diatas pancake sehingga membuah kesan yang beda dengan pancake yang ada diluar sana. Selain itu juga menawarkan hidangan pelengkap lainya yang terjamin juga kualitasnya.
2.      Layanan yang ramah,sopan dan memuaskan
Kedai Vivid Pancake ini bertujuan untuk mengembangkan layanan yang berkualitas juga sesuai dengan etika yang dibuat di Kedai Vivid Pancake ini,dimana dalam layanan ini sangatlah penting untuk membina komunikasi yang baik terhadap pelanggan karena ini merupakan celah sukses bagi Kedai Vivid Pancake. Para pegawai juga mempunyai peran penting.
Karena itu Kedai Mimi Vivid merekrut pegawai yang mempunyai penampilan menarik,ceria,ramah,cekatan dan memiliki motivasi tinggi dan bisa memberikan ide-ide menarik untuk mengembangkan Kedai Vivid Pancake. Untuk itu dalam urusan pegawai Kedai Vivid sangat perhatian dalam memberikan pelatihan,pengembangan karyawan dan pastinya ada kompensasi untuk karyawan yang bisa memberikan sesuatu yang khusus untuk kemajuan Kedai Vivid Pancake.
3.      Desain Kedai Vivid Pancake
Kedai Vivid Pancake di desain dengan suasana yang nyaman dan relax bagi pelanggan,dimana tempatnya dibuat senyaman mungkin.

Dalam rangkaian proses marketing ,STP ini ada di tahap awal yang paling penting yakni mengidentifiksikan pelanggan. STP ada di level stategis karena menentukn bagaimana target pasarnya.
1.      Product : pertama-tama,untuk masuk ke pasar kita harus memiliki produk yang bagus sesuai dengan target pasarnya
Pada produk yang di hasilkan bisa dilihat dari segi bentuk penyajiannya,untuk rasa bisa dirasakan pada saat menikmati sajian yang di tawarkan. Sajian pancake dibuat dengan bahan-bahan yang sudah terjamin mutu dan kualitasnya. Dalam menawarkan produk ini tidak asal juga,namun sudah dilihat dari sisi konsumen yang nantinya menjadi target pasar Kedai Vivid Pancake.
2.      Price : harga yang ditentukan di Kedai Vivid Pancake sudah dihitung sesuai dengan bahan-bahan yang dibutuhkan. Untuk harga Kedai Vivid Pancake yang ditawarkan sebagai berikut :
a)      Pancake Nutella                : Rp. 10.000
b)      Pancake pisang                  : Rp. 10.000
c)      Pancake cokelat                : Rp. 10.000
d)     Pancake kacang                 : Rp. 10.000
e)      Pancake cokelat susu        : Rp. 10.000
f)       Pancake float ice               : Rp. 10.000
g)      Pancake original                : Rp. 10.000
h)      Pancake vanilla                 : Rp. 10.000
i)        Aneka juice                       : Rp. 10.000
Harga yang sudah ditentukan di Kedai Vivid Pancake ini sudah disesuaikan dengan kepuasan pelanggan,di samping itu Kedai Vivid Pancake juga masih berusaha untuk mengkreasikan hal-hal yang menarik untuk menu yang disajikan.
3.      Place : lokasi atau tempat yang akan dimasukki juga menentukan hasil untuk menggait target pasar. Karena target konsumen kebanyakan dari kalangan remaja dan anak-anak muda.
4.      Promotion : ketiga P lain tidak ada artinya tanpa promosi,yaitu mengkomunikasikan produk kepada target pasar. Pada Kedai Vivid Pancake ini dalam promosi memberikan berbagai kreasi hidangan agar pelanggan tidak merasa bosan,seperti halnya Kedai Vivid Pancake ini melakukan sebuah promosi sebagai berikut:
a)      Memberikan sampel gratis kepada pelanggan agar pelanggan bisa mencoba pada hari itu juga
b)      Memberikan diskon jika pelanggan datang pada saat tanggal lahirnya
c)      Menerima kritik dan saran dari pelanggan demi kemajuan Kedai Vivid Pancake
d)     Pelanggan bisa dapat relax menikmati hidangan sembari mendengarkan music yang sudah disediakan di Kedai Vivid Pancake
e)      Membuat desain brosur semenarik mungkin
f)       Menggunakan media sosmed dalam menginformasikan dengan adanya Kedai Vivid Pancake seperti mengunggah hidangan pancake dengan berbagai macam topping,mengunggah aktifitas di dakam Kedai Vivid  Pancake,mengunggah foto pelanggan yang telah berfoto ditempat Kedai Vivid Pancake
5.3  Faktor Kompetitor
            Dalam mendirikan sebuah Kedai seperti Kedai Vivid Pancake ini perlu survey akan lingkungan sekitar,dimana sangat banyak kedai-kedai,cafe-café yang menyajikan hidangan yang sama. Hal ini merupakan tugas dan tanggung jawab pemilik usaha dalam mengembangkan usahanya,melihat diluar sana banyak usaha yang menyajikan hidangan yang sama saya  masih memiliki kekurangan dalam pengembangan Kedai Vivid Pancake ini.
Namun tidak berhenti disitu juga Kedai Vivid Pancake masih memiliki kelebihan dimana ada ciri khas yang beda dengan usaha Pancake diluaran sana. Dalam hal harga yang ditentukan di Kedai Vivid Pancake juga kurang lebihnya hampir sama dengan Pancake yang di jual diluar,tetapi adaa sedikit yang beda karena bisa dilihat dari segi penampilan,tempat yang nyaman itu juga menjadi faktor dimana Kedai Vivid Pancake bisa menentukan harga yang sesuai dengan keadaan Kedai Vivid Pancake sendiri.
Namun semua itu juga harus tetap menjaga kekeluargaan antara pesaing usaha dan harus menciptakan  persaingan yang sehat tanpa menjatuhkan pesaing lain. Dengan cara mentaati peraturan dan undang-undang pasar yang telah ditentukan.
Rencana Penjualan
Adapun strategi pemasaran yang dilakukan di Kedai Vivid Pancake yaitu:
a)      Dari mulut ke mulut
Promosi ini merupakan promosi yang paling sederhana,serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga,sehingga secara tidak langsung semua konsumen atau masyarakat akan mengetahui usaha Kedai Vivid Pancake. Dan apabila usaha Kedai Vivid Pancake sudah diketahui dan disukai,maka konsumen akan memberitahukan kepada orang lain begitu terus dan terus.
b)      Dengan media internet
Selain promosi dari mulut ke mulut,promosi juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti dapat melalui facebook,twitter,instagram,BBM dll. Karena sebagian besar masyarakat dapat mengetahui usaha Kedai Vivid Pancake.
5.4 Pemasaran dalam produk
Dalam pengembangan pancake di Kedai Vivid Pancake ini dilakukan dengan cara menambah kreatifitas dalam menyajikan hidangan pancake yang beda dengan yang lain. Dengan adanya berbagai varian dari topping di Kedai Vivid Pancake ini juga menyediakan hidangan pelengkap lain seperti juice sebagai minuman.
Dengan adanya hidangnya yang beda ini pelanggan juga akan memberikan nilai tersendiri  sehingga jangkauan pasar yang dimiliki Kedai Vivid Pancake semakin luas dengan meningkatnya loyalitas konsumen setiap harinya.
Aspek Manajemen ( POAC )
1.      Planning
Rencana ke depan :
a)      Perencanaan Target Pasar :
Target Konsumen : anak-anak sampai dewasa
Target lokasi          : di lingkungan rumah
Target Produksi     : akan memproduksi hidangan yang menarik yang berbahan dasar pancake
b)      Pengembangan usaha :
·         Mengembangkan inovasi dan dikreasikan ke dalam pancake
·         Memiliki banyak konsumen
·         Menciptakan hal baru yang di bisa dipadu padankan dengan pancake
·         Bisa mempunyai cabang Kedai pancake di banyak kota
2.      Organizing
Struktur organisasi “Kedai Vivid Pancake”


 







Tugas dan tanggung jawab :
a.       Pemilik usaha mempunyai tanggung jawab
·         Mengatur dan mengelola usaha
·         Menentukan kebijakan di dalam usaha
·         Mengontrol kegiatan di dalam usaha
·         Menggaji karyawan
b.      Bagian Produksi
·         Membuat menu yng ada di dalam usaha
·         Mengatur kegiatan di dalam dapur
·         Menentukan bahan-bahan makanan yang ada di dalam usaha
c.       Bagian Promosi
·         Membuat brosur atau gambar unik mengenai produk usaha
·         Menentukan cara dalam menarik pelanggan
·         Mempunyai hak dalam mengunggah foto tentang produk usaha
3.      Actuating ( Pelaksanaan dan Penugasan )
Dalam pelaksanaan dan penugasan yang telah diterapkan di Kedai Vivid Pancake ini sudah sangat jelas bagaimana pembagian tugas di setiap bidangnya. Tugas yang diberikan harus dikerjakan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing bagian.
4.      Controlling
Di dalam pengawasan ini sangat penting untuk menjalakan sebuah usaha,karena tanpa pengawasan sebuah usaha tidak akan berjalan dnegan lancer. Untuk itu dalam pengawasan saya untuk bagian produksi saya akan cek atai himbau langsung bagian mana yang kurang dan bagian mana yang perlu untuk ditambah hal yang menarik dalam setiap menunya. Pada bagian promosi juga dikontrol untuk bisa dievaluasi dalam hal menarik minat pelanggan.
Dan untuk bagian karyawan di pramusaji saya akan memberikan breafing sebelum kedai dibuka. Supaya dalam jam bekerja karyawan dibagian pramusaji mengerti hal-hal yang harus ditambah dalam menjalankan tugasnya utnuk melayani pelanggan.



BAB VI
RENCANA KEUANGAN

6.1  Biaya Produksi
1.      Biaya peralatan
No
Peralatan
Jumlah
Harga
1.
Mixer
2 buah
Rp.  900.000,00
2.
Teflon
3 buah
Rp.  507.000,00
3.
Wadah/baskom
6 buah
Rp.  120.000,00
4.
Kompor
2 buah
Rp.1.800.000,00
5.
Tabung gas
3 buah
Rp.    60.000,00
6.
Blender
2 buah
Rp.  998.000,00
7.
Gelas takar
2 buah
Rp.    14.000,00
8.
Solet
4 buah
Rp.    16.000,00
9.
Garpu dan sendok
10 lusin
Rp.  360.000,00
10.
Piring
100 buah
Rp.  500.000,00
11.
Gelas
100 buah
Rp.  400.000,00

Total peralatan                  : Rp.5.675.000,00
2.      Biaya bahan baku

no
Bahan
Jumlah
harga
1.
Tepung terigu
6 kg
Rp.   30.000
2.
Telur
4 kg
Rp. 100.000
3.
Margarin
1 kg
Rp.   10.000
4.
Gula
2 kg
Rp.   24.000
5.
Susu
2 kaleng
Rp.   18.000
6.
Garam
1 kg
Rp.     5.000
7.
Air
2 galon
Rp.   15.000
8.
Topping
5 macam
Rp.  50.000
9.
Buah
5 kg buah
Rp.200.000

Total bahan                       : Rp. 4.520.000,00

3.      Biaya lainya
No.
Barang lain
Harga
1.
Kursi
Rp. 1.500.000
2.
Meja
Rp. 2.300.000
3.
Banner
Rp.    100.000
4.
Biaya listrik
Rp.  1.800.000
5.
Grobak
Rp.  2.500.000
6.
Payung besar
Rp.  1.600.000 

Total biaya lainya              : Rp. 9.800.000,00

4.      Modal Awal = Rp.5.675.000,00 + Rp. 4.520.000,00 + Rp. 9.800.000,00
   = Rp. 19.995.000,00
5.      Harga pendapatan bila dihitung perbulan
@ Rp. 10.000 x 300 x 30 hari = Rp. 90.000.000,00
6.      Laba dalam sebulan
Rp. 90.000.000,00 : 30 hari = Rp. 3.000.000,00






BAB VII
PENUTUP

6.1  Kesimpulan
Dalam menjalankan usaha ini harus dituntut untuk serius dan focus,kita tidak bisa memulai bisnis itu secara setengah tengah,meskipun usaha itu adalah usaha sampingan.dengan demikian ketekunaan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan-perhitungan yang matang selayaknya dilakukan di awal-awal memulai sebuah usaha karena sekali kita salah dalam perhitungan di awal maka yang akan terjadi adalah mengalami kesalahan. Untuk itu dalam memulai usaha ini saya sangat mempertimbangkan kedepanya. Namun dilihat dari prospek usaha ini sangatlah menguntungkan karena usaha makanan dimanapun asak makanan itu bisa menjadi favorit masyarakat kedepanya akan berjaya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar